Resep Kolak Singkong

RESEP KOLAK SINGKONG 

● 500 gr singkong, di kupas, cuci dan potong-potong sesuai selera 
● 500 ml air 
● ½ sendok teh garam 
● 3 lembar daun pandan 
● 50 gr gula pasir 
● 250 ml santan dari 1 butir kelapa 
● 100 gr nangka potong kotak-kotak 

KUAH : 
● 100 ml santan 
● ½ sendok teh garam 
● 1 sdm gula pasir 
● 1 sdm tepung maizena, cairkan dengan sedikit santan 

CARA MEMBUAT : 
1. Rebus singkong, air, garam dan daun pandan, di atas api kecil, sampai singkong matang dan air habis. Jaga singkong jangan sampai hancur. Jika singkong belum empuk tambahkan air lagi masak hingga air habis. 
2. Tambahkan gula pasir dan santan, aduk perlahan agar singkong tidak hancur hingga mengental. 
3. Masukkan potongan nangka, aduk rata perlahan , kemudian angkat,  dan sisihkan. 
4. Campur semua bahan kuah , didihkan hingga kental,  lalu angkat,  dan sisihkan. 
5. Masukkan adonan singkong dalam mangkok, siram dengan kuah . dan siap di Sajikan. 

Resep Kolak Labu Kuning

RESEP KOLAK LABU KUNING 

● 500 gram Labu Kuning. 
 cuci bersih bagian kulitnya (jangan dibuang) sebelum dipotong-potong   
● 1/4 kg Gula Merah, iris/sisir tipis agar mudah larut.  
● 2 lembar Daun Pandan  Garam secukupnya (penyedap) 
● 500 ml santan 
● 500 ml air   

CARA MEMBUAT : 
1. Potong-potong labu kuning bersama kulitnya sesuai selera, buang bijinya. 
2. Rebus air, daun pandan, gula merah dan garam sampai mendidih sampai gula merah larut. 
3. Masukkan labu kuning, masak sampai mendidih, tambahkan santan, masak sambil diaduk agar santan tidak pecah sampai labu kuning matang. 
4. angkat dan sajikan dalam gelas atau mangkok saji. 

How to improve your posture

Nice tip,  I  guess most of us work like this

Pray for your husband

Prayers for your husband, or future husband perhaps?

4 Kelemahan Wanita dalam Berbisnis



Banyak para wanita berlomba – lomba untuk bersaing dalam berwirausaha dan banyak wanita yang  tidak mengerti betapa sulitnya berwirausaha, banyak kendala dan rintangan yang harus dilewati. Meski banyak yang tidak menyadari hal itu, tetap wanita berminat dalam berwirausaha meski rintang berat menghadap di depan mereka.dan Banyak wanita yang sukses dalam berwirausaha dibandingkan dengan sedikitnya kegagalan yang mereka alami.

Bahkan Para perempuan kini semakin berminat dan berusaha untuk berwirausaha. “Dalam era globalisasi ini, mereka banyak yang tertarik untuk berwirausaha dan mandiri sebagai wujud emansipasi perempuan,” ungkap psikolog Tika Bisono kepadaKompas Female, sesaat setelah acara Sekar Womenpreneur Award 2011 di Smesco, Jakarta Selatan, Minggu (11/12/2011) lalu.
Hal ini sebenarnya berefek baik pada peningkatan perekonomian keluarga, kemandirian perempuan, aktualisasi diri, yang kelak akan membantu negara meningkatkan perekonomian. Para perempuan ini sebenarnya memiliki banyak sifat positif dan kemampuan untuk berwirausaha. “Intuisi bisnis perempuan itu sangat baik, dan rasa empati perempuan lebih tinggi dibanding pria,” tambahnya.
Meski banyak memiliki kelebihan, perempuan tetap menyimpan sejumlah kelemahan ketika mulai mengelola bisnis wirausahanya.
1. Terlalu banyak pikiran
Ini sepertinya merupakan permasalahan dasar setiap perempuan. Dedikasinya yang besar pada keluarga membuat para perempuan, khususnya ibu rumah tangga, memiliki banyak pikiran ketika memutuskan untuk memulai kegiatan wirausahanya. “Banyak perempuan yang berpikir tentang meninggalkan anak-anak untuk bekerja, atau tidak bisa mengurus suami, atau hal lainnya. Padahal dengan menjadi wirausaha semua hal bisa diselesaikan dengan baik, dan waktu yang dimiliki lebih fleksibel dibanding pekerja kantoran,” tambah Tika.
2. Empati berlebihan
Sifat dasar perempuan yang satu ini sebenarnya lebih mirip seperti bumerang dalam berbisnis. Di satu sisi, sifat empati ini bisa membuat para perempuan peka terhadap berbagai kondisi di sekitarnya. Tak jarang berbagai ide wirausaha justru hadir dari keprihatinan ini, misalnya usaha untuk mengolah limbah kain, limbah plastik, kepedulian terhadap anak-anak yang kurang mampu, sampai memberdayakan potensi para perempuan di sekitar rumahnya untuk meningkatkan taraf hidup.
Namun, di sisi lain, sifat empati ini kadang tumbuh berlebihan pada diri perempuan. Sifat ini tak jarang membuat perempuan tidak berpikir rasional dan justru mengutamakan sisi emosionalnya. Sehingga perempuan yang baru mulai berwirausaha atau sudah mampu menjalankan usaha kerap mengalami berbagai problem, yaitu penipuan.
3. Manajemen bisnis
Sampai saat ini, mental perempuan dalam berbisnis belum setangguh pria. Selain itu pengalaman dalam bidang manajemen bisnis masih kalah dibanding pria. Para perempuan seringkali ragu dan bimbang ketika mengambil keputusan yang berhubungan dengan manajemen bisnis. “Namun, hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan pengalaman berbisnis dan melalui sekolah-sekolah formal,” tukasnya.
4. Takut gagal
Dibandingkan pria, perempuan masih sering ketakutan untuk mengambil resiko besar dalam memulai bisnis, dan mengambil langkah untuk mengembangkan usahanya. “Rasa takut gagal dalam diri perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Hal ini disebabkan karena adanya banyak hal yang dipikirkan menyangkut ekonomi keluarga, dan anak-anak. Ini juga menjadi hambatan untuk berkembang,” tambahnya.
Menurut Tika, kegagalan seseorang dalam berbisnis adalah hal yang wajar. Karena kegagalan ini bisa menjadi cambuk untuk tetap bisa berinovasi dan berani melangkah maju. Ketakutan untuk gagal membuat para perempuan ini cenderung untuk berjalan di tempat.



Panik di pagi hari?

Sit down, relax...


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More